Kira-kira 10 tahun yang lalu, dimana kebermaknaan ilmu arsitektur masih berbasiskan estetika ruang dan komposisi bentuk, energi bukan merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi dalam utilisasi ruang. Kebanyakan dari bangunan yang didesain jarang memperhatikan aspek perpindahan kalor, dan penggunaan energi listrik di dalamnya. Hal ini menyebabkan unsur energi dalam bangunan menjadi terabaikan dan alhasil selalu menempati nomor terakhir dalam aspek cetak biru desain. Dampak ini sangat terasa pada bangunan yang sudah beroperasi dalam waktu lama, dimana kebutuhan insan yang terlibat didalamnya semakin lama semakin bergantung pada sumber energi eksternal secara berlebihan. Continue reading ‘Pemulihan Energi Pada Bangunan (Recover Energy Building)’
Top Posts
Categories
ITB Networks
Archives
- December 2009 (1)
- November 2009 (3)
- August 2009 (2)
- June 2009 (4)
- March 2009 (3)
- February 2009 (1)
- January 2009 (2)
- December 2008 (8)
- November 2008 (11)
- October 2008 (4)
- September 2008 (7)
- July 2008 (3)
- May 2008 (12)
Blog Stats
- 82,997 hits
Recent Comments