(Kadek Fendy Sutrisna, 29 November 2008)
Pada sistem Stand Alone, yang tidak terhubung jala-jala, biasanya menggunakan energi alternatif (seperti energi matahari atau energi angin) sebagai penghasil energi listriknya. Saat ini, masalah utama dalam penggunaan sumber energi terbarukan adalah ketersediaan dan dispatchabiliti-nya yang masih sangat rendah. Sistem Hibrida antara energi konvensional dan sumber energi renewable (kebanyakan photovoltaic/solar sistem) menjadi solusi untuk meningkatkan ketersediaan dan dispatchabiliti-nya. Namun penggunaan energi konvensional sebagai tandem untuk penyediaan listrik terisolasi jala-jala dalam aplikasinya dapat meningkatkan polusi CO2.
Continue reading ‘Sistem Pembangkit Listrik Hibrida antara PV dan Fuel Cell’


Recent Comments