Sistem Pembangkit Listrik Hibrida antara PV dan Fuel Cell

November 29, 2008

(Kadek Fendy Sutrisna, 29 November 2008)

Pada sistem Stand Alone, yang tidak terhubung jala-jala, biasanya menggunakan energi alternatif (seperti energi matahari atau energi angin) sebagai penghasil energi listriknya. Saat ini, masalah utama dalam penggunaan sumber energi terbarukan adalah ketersediaan dan dispatchabiliti-nya yang masih sangat rendah. Sistem Hibrida antara energi konvensional dan sumber energi renewable (kebanyakan photovoltaic/solar sistem) menjadi solusi untuk meningkatkan ketersediaan dan dispatchabiliti-nya. Namun penggunaan energi konvensional sebagai tandem untuk penyediaan listrik terisolasi jala-jala dalam aplikasinya  dapat meningkatkan polusi CO2.

stand-alone-power-system-coupling-pv-el-fc

Read the rest of this entry »


Perlukah kita berhemat listrik..?

November 21, 2008

Perlukah kita berhemat listrik..?

Arwindra Rizqiawan

Sekarang ini gencar sekali dimana-mana kita dengar “Pembangunan berkelanjutan” atau lebih populer dengan istilah “Sustainable Development“. Sustainable development sendiri dapat kita artikan sebagai suatu pembangunan yang dapat memenuhi kebutuhan masa sekarang dengan tidak mengorbankan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka,  dengan meminjam istilah lain maka sering dikatakan “lingkungan yang kita tempati sekarang ini bukan merupakan warisan dari nenek moyang kita, tetapi merupakan pinjaman dari anak cucu kita”. Karena yang kita tempati sekarang ini merupakan ‘pinjaman’ sudah kewajiban kita untuk ‘mengembalikan’ dalam kondisi utuh untuk dipakai mereka. Read the rest of this entry »


Cycloconverter : AC-AC Konverter Penurun Frekuensi

November 20, 2008

( Kadek Fendy Sutrisna, 20 November 2008 )

Cycloconverter adalah rangkaian elektronika daya yang dapat mengubah gelombang masukan AC dengan frekuensi tertentu ke gelombang keluaran AC dengan frekuensi yang berbeda. Pada Figure 1(a) dapat dilihat rangkaian daya cycloconverter satu phasa. Untuk lebih mudah memahami kerja rangkaian ini sehingga dapat menurunkan frekuensi sumber adalah dengan cara membagi topologi ini menjadi 2 buah rangkaian konverter tyristor-P dan rangkaian konverter tyristor-N yang bekerja secara bergantian, seperti terlihat pada Figure 1(b). Konverter tyristor-P bekerja untuk membentuk arus keluaran pada saat periode positip-nya, sedangkan konverter tyristor-N bekerja setelahnya untuk membentuk arus keluaran pada periode negatif arus keluaran. Read the rest of this entry »


Isolasi Antara Drive Control dan Rangkaian Power

November 8, 2008

( Kadek Fendy Sutrisna, 8 November 2008 )

Untuk dapat meng-operasikan MOSFET sebagai saklar, sumber tegangan  harus diberikan pada kaki-kaki gerbang (Gate) saklar. Tegangan kontrol harus diberikan antara terminal gerbang dan Sumber (Source) atau antara terminal basis dan emitter tergantung dari jenis MOSFET yang digunakan. Gambar dibawah ini memperlihatkan topologi konverter dc-dc tipe buck. Tegangan DC utama adalah Vs dengan tegangan kendali untuk masukan saklar adalah Vgc.

sinyal-kedali-untuk-saklar-mosfet

Terminal C pada rangkaian kendali umumnya dihubungkan dengan terminal ground dari sumber DC seperti terlihat pada gambar diatas yang ditunjukan dengan tanda panah. Read the rest of this entry »


Praktikum Elektronika Daya

November 6, 2008

Praktikum Elektronika Daya semester I – 2008/2009 akan dilaksanakan pada hari Selasa, 11 November 2008. Responsi praktikum akan diadakan pada

Hari : Senin, 10 November 2008

Jam : 08.00 – 09.00 (Setelah kuliah Elda)

Tempat : LP Konversi Energi Elektrik (Ruang Seminar)

Percobaan : I. Saklar Statis

II. DC-DC Converter

Tugas Pendahuluan akan diberikan pada saat responsi.

Harap diperhatikan

Kus Adi Nugroho

*Asisten merupakan mahasiswa angkatan 2004 dan sebelumnya.


Permasalahan Yang Sering Terjadi Pada Sistem Wind Turbine di Indonesia

November 6, 2008

Permasalahan Yang Sering Terjadi Pada Sistem Wind Turbine di Indonesia

Fajar Sastrowijoyo

Energi angin merupakan salah satu potensi energi terbarukan yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kebutuhan energi listrik domestik, khususnya wilayah terpencil.Pembangkit energi angin yang biasa disebut Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) ini bebas polusi dan sumber energinya yaitu angin tersedia di mana pun, maka pembangkit ini dapat menjawab masalah lingkungan hidup dan ketersediaan sumber energi. Read the rest of this entry »


Penyejuk udara berteknologi inverter

November 5, 2008

Penyejuk Udara Berteknologi Inverter

Arwindra Rizqiawan

Saya cukup tergelitik dengen iklan salah satu produk penyejuk udara yang ditayangkan di televisi. Pada iklan tersebut disebutkan bahwa penyejuk udara mereka menggunakan teknologi inverter yang akan membuat pemakaian listrik menjadi jauh lebih hemat daripada penyejuk udara yang lain (yang, tentu saja, tidak memakai teknologi inverter). Sebenarnya teknologi inverter yang mereka maksud itu seperti apa? dan bagaimana bisa dia menghemat pemakaian energi listrik? Tulisan ini akan mengulas secara ringkas tentang teknologi inverter yang dimaksud. Read the rest of this entry »


Daya Listrik di Era Digital

November 5, 2008

Daya Listrik di Era Digital

Pekik Argo Dahono

Dalam dua puluh tahun terakhir ini, teknologi komputer digital mengalami perkembangan yang sangat pesat sehingga pemakaiannya semakin luas dan banyak. Komputer telah digunakan untuk membantu dan mengendalikan hampir semua kegiatan manusia. Semakin majunya teknologi komputer dan telekomunikasi juga telah merubah cara manusia mendapatkan dan menyebarkan informasi. Read the rest of this entry »


Sudah Adilkah Cara Kita Mengukur Energi Listrik?

November 5, 2008

Sudah Adilkah Cara Kita Mengukur Energi Listrik?


Pekik Argo Dahono

Dalam beberapa tahun terakhir ini, tarif listrik terus naik secara bertahap. Berapa besar kita harus membayar listrik ditentukan oleh seberapa besar kita mengkonsumsi energi listrik setiap bulannya. Besarnya energi listrik diukur dengan menggunakan alat ukur energi listrik yang disebut kWh-meter. Sebagai alat untuk jual beli, kWh-meter harus bisa mengukur energi listrik secara akurat atau teliti. Selain harus akurat, energi listrik harus diukur dengan cara yang adil, adil bagi konsumen dan juga bagi PLN. Pada kesempatan ini, penulis akan membahas permasalahan teknik pengukuran energi listrik yang saat ini digunakan hampir di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Energi listrik didefinisikan dan diukur sebagai daya dikalikan waktu. Besarnya daya sendiri didapatkan Read the rest of this entry »


Pembangkit Listrik Energi Terbarukan

November 3, 2008

PEMBANGKIT LISTRIK ENERGI TERBARUKAN

Pekik Argo Dahono

Sekolah Teknik Elektro dan Informatikan, Institut Teknologi Bandung

Dalam 10 tahun terakhir ini, kebutuhan dunia akan sumber energi alternatif (SEA) dan terbarukan meningkat dengan laju hampir 25% per tahun. Peningkatan ini didorong oleh: (i) naiknya kebutuhan energi listrik; (ii) naiknya keinginan untuk menggunakan teknologi yang bersih; (iii) terus naiknya harga bahan bakar fossil; (iv) naiknya biaya pembangunan saluran transmisi; dan (v) naiknya untuk meningkatkan jaminan pasokan energi. Agar peran SEA bisa meningkat dengan cepat maka harga dan keandalan sistem pembangkit listrik berbasis energi alternatif harus bisa bersaing dengan pembangkit konvensional. Gambar 1 memperlihatkan perkembangan harga energi yang dibangkitkan dengan SEA selama 20 tahun terakhir ini. Gambar ini menunjukkan bahwa harga energi listrik yang didapat dengan SEA terus menurun dan bahkan beberapa diantaranya telah lebih rendah dari sumber energi konvensional. Perkembangan teknologi menunjukkan bahwa harga energi listrik yang dibangkitkan dengan SEA akan terus menurun sehingga kebutuhan akan peralatan yang digunakan dalam pembangkit semacam ini akan meningkat dengan cepat. Read the rest of this entry »