Mikrogrid: Wacana Solusi Daerah Mandiri Energi
Arwindra Rizqiawan
Ekonomi, teknologi, dan lingkungan telah mengubah pola pembangkitan dan penyaluran energi listrik. Pola pembangkitan energi listrik sudah mulai berubah dari pola tersentralisasi menjadi pola yang lebih kecil, pola terdistribusi, karena adanya rugi-rugi secara ekonomi yang cukup besar.
Microgrid merupakan salah satu contoh pola pembangkitan terdistribusi yang bisa melingkupi berbagai macam sumber energi, mulai dari sumber fosil, maupun sumber energi terbarukan seperti angin, surya, biogas, dsb. Secara definisi microgrid merupakan system interkoneksi beban dan berbagai macam sumber energi yang terdistribusi, sebagai satu system microgrid dapat beroperasi parallel dengan system interkoneksi yang lebih besar atau beroperasi mandiri. Microgrid merupakan bagian dari suatu system utama yang memiliki keunggulan pengaturan terhadap dirinya sendiri, sehingga apabila terjadi gangguan pada system utama microgrid masih dapat menjalankan fungsi pembangkitan dan penyaluran sendiri untuk melayani bebannya.

Akibat adanya keterbatasan secara ekonomi maupun kondisi geografi, sistem penyaluran listrik tersentralisasi belum bisa melingkupi semua daerah yang membutuhkan. Dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan local yang tersedia di masing-masing daerah, microgrid dapat dijadikan suatu solusi untuk mewujudkan daerah mandiri energi bagi daerah yang tidak terjangkau listrik. Isu utama dari struktur microgrid adalah antarmuka, pengaturan dan proteksi untuk masing-masing sumber energi yang mungkin ada di local, serta pengaturan tegangan, aliran daya, proteksi, stabilitas operasi dan sebagainya. Karakteristik yang berbeda-beda dari masing-masing sumber energi terbarukan dan juga kondisi potensi sumber energi yang bisa dimanfaatkan dari daerah juga menjadi tantangan untuk mewujudkan ide ini.
Kondisi geografi kepulauan di Indonesia mengemukakan fakta bahwa belum semua daerah di Indonesia mendapatkan fasilitas listrik yang disediakan pemerintah. Di sisi lain sumber daya alam di Indonesia saya rasa masih cukup melimpah untuk dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan. Namun sumber energi tersebut pada umumnya melimpah di daerah-daerah yang cukup jauh dari pusat-pusat keramaian. Disinilah diharapkan konsep mikrogrid ini dapat diterapkan sehingga masing-masing daerah dapat membuat suatu interkoneksi kecil sendiri dengan memanfaatkan potensi alam lokal yang ada di daerah itu sendiri.
Di dunia mikrogrid belum banyak dikembangkan secara komersil. Menjadi tantangan buat kita semua untuk bisa menerapkan mikrogrid di Indonesia untuk mewujudkan konsep daerah mandiri energi.
Ref. Lasseter, R.H, Piagi, P., Microgrid: A Conceptual Solution, Proceeding of PESC'04 Aachen www.flowtrack.com.au www.leonardo-energy.org www.mgx.com
hwahhh kalo bener2 ada microgrid di Indonesia, butuh banyak tenaga ahli di elektronika daya nih..
berjuang.. berjuang… ^^
Kita bisa Dek … mari… berjuang bersama …
Di sini perlunya orang elda perlu mendalami AST dan sistem distribusi. Tidak cukup hanya di downstreamnya saja, tapi harus menguasai sistemnya juga.
iya betul, setidaknya kita bisa mengerti sistem, namun kita juga bisa bekerja sama dengan orang lain yang memang ahli di sistem… kalo semuanya dikerjain sama anak2 konversi sendiri bisa repot juga … akan lebih baik kalau kerjasama…
bener banget, apalagi kalo ada regulasi yang bisa mendukung seperti ini, misalnya boleh ada perusahaan yang mengelola mikrogrid sendiri, terus dijual sendiri ke pelanggan yang ada disitu tanpa harus terikat interkoneksi dengan jaringan besar
mungkin akan lebih mempercepat kemungkinan terwujudnya
seneng banget kita sering bahas masalah seperti ini di Blog ini,,
syapa tau aja ada suatu hari ada yang bisa mewujudkan diskusi-diskusi kecil kita ini..
Kalo bisa diskusi-diskusi kecil di Lab sering2 dibawa ke blog ini aja, sekaligus sharing ama yang lain..
Yaa.. mas windra tuh orang elda yang juga jago AST nya..
turunkan lah ilmu mu ke adik-adik mu ini win..
aku ngantri paling pertama untuk belajar.. heheheee..
tapi kmaren minta diajarin ETAP tapi gk jadi… hiks.. hiks.. T.T
salam kenal saya robin TTE 2005..
boleh bagi ebook2nya tidak, tentang mikrogrid ini?
sedang mempelajari juga. makasih ya
ada sih beberapa, tapi ngga banyak
cari di lpkee aja
ETAP itu gampang kok. Belajar sendiri juga gak susah. Bisa saling melengkapi dengan PSIM.
Pakai Stevenson /Grainger saja sudah lebih dari cukup.
Makasih atas infonya..
oh iya, maw bertanya, apakah mikrogrid merupakan teknologi dari Distributed Generation?
izin bertanya lagi, mikrogrid ini kan akan tersambung ke sistem utama, apa hubungan yang mereka miliki?
maaf banyak bertanya..hehe..
Satu lagi, sebaiknya jangan bikin geng yang malah membatasi ruang gerak. Power Engineer sejati harus mengerti semuanya, mulai dari desain power supply, filosofi desain sistem kontrol, sistem tenaga dan proteksi, sampai fenomena tegangan tinggi.
salam buat semuanya.. ^^
jadi banyak bertemu ‘power engineering sejati’ di forum ini,
btw buat mas jusmin yang saya hormati, jujur saja saya penasaran pingin lebih kenal sama mas, kalo berkenan mungkin bisa berkenaln dulu sama adik-adiknya disini.. ^^
maaf agak melenceng dari topik, terus berkarya kawan.. ^^
@robin
menurut saya mikrogrid memang terhubung ke sistem utama, hubungannya ya seperti sistem dengan beban. tetapi mikrogrid memiliki kemampuan untuk berdiri sebagai sistem sendiri apabila sistem utama mengalami gangguan. tentu saja beban di mikrogrid akan disesuaikan dengan kapasitas pembangkitan sendirinya.
Sistem mikrogrid emang salah satu solusi yang bagus untuk indonesia karena wilayah indonesia yang sangat luas dan SDA tersebar di berbagai daerah…kira-kira sistem tarifnya nanti gimana ya? any idea?
sampai saat ini sih setau saya dim, belum ada pentarifan yg baku untuk mikrogrid. ya karena mikrogrid masih banyak dikembangkan sebagai prototipe saja.
tapi kalau bicara cita-cita, pengen jg suatu saat nanti ada perusahaan swasta yg mengelola mikrogrid dengan tarif pasar yg ditentukan oleh seberapa reliable, kualitas daya, dll yg mampu ditawarkan ke konsumennya.
salam kenal… microgrid untuk remote area di indonesia tampaknya memang sesuai, karena dapat mengantisipasi power loss akibat jauhnya transmisi daya dari pembangkit utama…
tentang regulasi, harga dari listrik terbangkit pada microgrid mengacu pada Permen ESDM No.269-12 tahun 2008…
mau bersatu bangun mikrogrid ?
terimakasih mas anto untuk informasinya
berarti tinggal dibutuhkan semangat anak indonesia sendiri untuk mulai membangun yang seperti ini
komen dikit,
gambar 1 keliatannya dicuplik dari paper GE (general electric) deh…
microgrids udah berkembang pesat di eropa, yang paling getol di jerman, yunani dan tentunya amrik. sistem ini bisa untuk isolated atau interconected, alias flexible. koneksinya bisa dc or ac coupling -tinggal pilih aja, @ sistem ada plus minus-nya. tapi kebanyakan sekarang mengarah ke sistem ac.
oke deh gitu dulu bro…