October 9, 2008
(Kadek Fendy Sutrisna, 9 Oktober 2008)
Untuk menghasilkan sumber daya DC biasanya dihasilkan dari gelombang AC yang di konversikan ke DC dengan menggunakan Konverter AC – DC. Konverter AC-DC yang biasa digunakan untuk aplikasi daya tinggi adalah penyearah 3-fasa terkontrol fasa, penyearah 3-fasa PWM terkontrol arus dan penyearah tiga fasa yang di cascade dengan konverter DC-DC atau chopper. Permasalahan timbul pada aplikasi Catu Daya DC yaitu ketika kita mendesain Catu Daya yang memiliki arus keluaran yang memiliki riak yang sangat kecil. Akan diperlukan nilai filter pasif L dan C yang sangat besar. Read the rest of this entry »
12 Comments |
Harmonisa, Power Electronics |
Permalink
Posted by konversi
October 3, 2008
Tulisan ini merupakan paper yang ditulis oleh : Syafrudin, Pekik A. Dahono, Sukisno, T.M Soelaiman
Banyaknya aplikasi beban nonlinier pada sistem distribusi tenaga listrik seperti konverter statis yang berbasis elektronika daya telah membuat arus sistem menjadi sangat terdistorsi dengan persentase kandungan harmonisa arus THD (total harmonic distortion) yang sangat tinggi. Umumnya arus sistem distribusi tenaga listrik yang terdistorsi tersebut didominasi oleh arus harmonisa orde ganjil frekuensi rendah, yakni arus harmonisa orde lima, tujuh, sebelas, dan seterusnya, yang magnitud arus harmonisanya berbanding terbalik dengan orde harmonisanya. Read the rest of this entry »
6 Comments |
Harmonisa |
Permalink
Posted by konversi
September 16, 2008
(Kadek Fendy Sutrisna, 16 September 2008)
Kali ini saya mencoba untuk membahas bagaimana cara mengamati bentuk gelombang pada sisi masukan dan keluaran pada penyearah atau rectifier.
Pembahasan ini berguna buat tmen-tmen yang tertarik untuk mengukur besarnya harmonisa pada sisi keluaran dan masukan rectifier.
Cara yang sama juga bisa diterapkan apabila ingin mengamati bentuk gelombang pada rangkaian elektronika lainnya seperti Konverter DC-DC, Inverter ataupun chopper AC.
Mengapa kita perlu untuk mengamati gelombang pada sisi masukan dan keluaran?? Karena dari pengamatan ini kita bisa mengukur besarnya harmonisa yang terjadi, baik pada sisi masukan dan keluaran. Setelah kita mengetahui besarnya harmonisa maka kita bisa menentukan jenis filter yang digunakan agar bisa meminimisasi harmonisa yang terjadi. Read the rest of this entry »
19 Comments |
Harmonisa |
Permalink
Posted by konversi
May 13, 2008
… terinspirasi dari pernyataan siaran pers oleh PLN distribusi jabar dan banten yang diterbitkan pada 11 juLi 2006 dan berita di kompas 12 juLi 2006 tentang ‘penggunaan alat penghemat daya/energi yang melawan hukum’ …
Apakah itu harmonisa?? Read the rest of this entry »
45 Comments |
Harmonisa |
Permalink
Posted by konversi